Wednesday, March 7, 2012

Rating from Movie to Game until Fanfiction

0 comments

Rating from Movie to Game until Fanfiction 



rating itu apa? Rating pada hakikatnya adalah instrumen yang diperuntukkan bagi pembaca sebuah konten untuk memberikan penilaian terhadap materi yang disuguhkan penulisnya dalam tulisan. (http://media.kompasiana.com)

pertama kali saya tau kata rating waktu saya kecil, waktu nonton tv di pojok atas (entah kanan atau kiri) ada tulisan BO atau D atau SU. BO sendiri adalah bimbingan orangtua, D dewasa, dan SU semua umur. 

waktu saya umur 12 tahun-an, sudah SMP, saya tahu rating itu sendiri untuk menyeleksi orang waktu menonton tv. walaupun hal itu kadang - kadang rancu. face it, rating sinetron itu bisa BO dari mana padahal adegan tampar dimana - mana. waktu itu saya sudah mulai suka baca novel, buku - buku bacaan. novel  - novel sendiri juga ada kategori nya ternyata. macam novel Enid Blyton itu semua umur. ada juga kategori teenlit., dsb nya. meskipun itu bukan termasuk rating, tetapi itu sudah termasuk kategori menyeleksi pembaca. saya juga suka main game, dan pada saat itu saya sering beli majalah hotgame. di setiap review game mereka mencantumkan rating dari game tsb (bagus itu) game - game itu yang menentukan rating ada lembaga sendiri, ESRB. dari ESRB sendiri rating game itu ada 
EC (Early Child), E (Everyone), E 10+ (Everyone 10 +), T (Teen, M (Mature), AO (Adults Only), RP (Rating Pending) <-- biasanya dipakai waktu game itu masih belum rilis, atau masih dalam tahap development. 

lanjut ke jaman STM (saya masuk STM btw) saya mulai suka nonton film (sudah dari SMP sih, cuma tidak se-addict waktu masa SMK) film hollywood terutama. di film - film itu juga ada rating, yang lumayan beragam. dari G, PG, PG-13, R, sampai NC-17. waktu itu saya juga baru sadar kalau film Harry Potter ke 4 (Goblet of Fire) adalah film pertama Harpot yang rating nya sudah PG-13, (it's random statement, but it's like an epiphany for me, dude.) at least pas itu saya kalo nonton film dengan rating R sudah mikir2 dulu gore nya kaya gimana. haha. lalu waktu kelas 3, saya diperkenalkan (well, kenal sendiri karena rame di tag tumblr) dengan fanfiction. sebenarnya sih udah tau dari dulu, teman - teman saya juga sudah banyak yang membaca fanfiction (fanfic itu cerita bikinan fan dari suatu buku/film/dsb). dan disitu saya jadi tau juga macam - macam rating dari K+ - M (atau R/NC-17). 

balik lagi ke film. rating pada suatu film itu menentukan penonton film tersebut. ambil contoh : kartun anak - anak diberi rating G karena semua orang bisa menonton itu tanpa batasan umur. lalu film action dengan banyak darah atau film yang memamerkan nudity diberi rating R atau NC-17 karena yang boleh menonton, yang appropriate buat nonton film tersebut adalah orang dengan usia 17 th ke atas. biasa nya bukan cuma lembaga film yang memberi rating, tapi dari awal sutradara juga sudah memberi rating.  

kemarin saya ga sengaja waktu lewat depan tv (saya bukan orang yg suka nonton tv, kecuali nonton bola) dan adek saya yg berumur 12 thn menonton sinetron tentang anak - anak SD yg bermain bola. dan disitu anak SD sudah punya pikiran wicked macem ngerjain (nyelakain lebih tepatnya) 'musuh' nya karena dia jealous musuhnya itu lebih jago maen bola dengan cara ngiket anak yg musuh nya nya itu di pohon semaleman. sama dikasih ular dibawahnya. saya yg cuma sekilas lewat cuma bisa melongo dan mikir "buset, dramatic amat. parah abis"  beberapa hari kemudian saya ngeliat berita ada ANAK SD MENUSUK TEMAN NYA. anak SD, bayangin aja. gaya abis ya? yah, itu hanya sekedar intermezzo, rating itu berpengaruh, tapi jika tidak diperhatikan dampaknya bisa kemana - kemana. 




Leave a Reply